Tips Mengatasi Rasa ngantuk Saat Berkendara


Berkendara memerlukan konsentrasi serta keadaan fisik yang maksimal. Bila badan mulai berasa capek, hal yang perlu dicermati ialah rasa kantuk yang mulai menyerang. 

Bila tidak dapat menyebabkan berlangsungnya kecelakaan di jalan. Satu diantara hal remeh yang seringkali dilupakan ialah lakukan pengenduran sesaat sebelum naik motor. 

Pengenduran atau stretching benar-benar menolong konsentrasi pemotor hingga tidak mengganggu konsentrasi berkendara di jalan raya. Diluar itu stretching dipandang efisien untuk tingkatkan elastisitas badan. 

Pengenduran bukan sekedar dikerjakan oleh mereka yang ingin berkendara jauh atau touring, tetapi butuh untuk jarak pendek dalam sehari-harinya. 

Sebelum berkendara, paling tidak kerjakan pemanasan mudah, seperti stretching. Tak perlu lari-lari. Pemanasan mudah di dalam rumah sebelum naik motor. Maksudnya agar saluran darah jadi lancar saat berkendara. 

Pemanasan mudah bisa tingkatkan konsentrasi di jalan. Karena bila saluran darah lancar, karena itu automatis oksigen yang disalurkan ke otak jadi penuh. 

Jika oksigen penuh, karena itu konsentrasi serta konsentrasi berkendara kita lebih baik, contohnya tidak mengantuk atau atau terpejam beberapa menit. Jika mengantuk, lalu berhenti, ngopi di warung tepi jalan, itu tidak membuat ngantuknya berhenti , tuturnya. 

Diluar itu unsur lain yang membuat pemotor cepat capek ialah kekeliruan mengendalikan tempat badan. Bila capek, hal ini akan mengundang rasa kantuk. Karenanya saat naik motor butuh memerhatikan tempat bahu serta siku tangan. 

Waktu naik motor bahu harus dalam tempat santai serta tidak tegang. Sesaat siku tangan dikit menekuk. Ini berperan untuk kurangi getaran yang dikarenakan dari roda depan. 

Saat melalui jalan rusak, kan shock akan turun naik, Karena itu ia akan ketahan dibagian siku. Jika (tangan) lurus, getarannya akan naik ke bahu, dampaknya pengendara akan gampang capek.

Posting Komentar

0 Komentar