Tak Hanya Indah, Yuk Simak Sejarah Singkat Pantai Pangandaran

Tak-Hanya-Indah-Yuk-Simak-Sejarah-Singkat-Pantai-Pangandaran

Siapa yang tak mengenal pantai Pangandaran yang tersohor? Pantai ini memang telah kondang sejak lama karena keindahannya. Di samping keindahannya ternyata ada sejarah yang patut untuk disimak. 

Tak hanya sebagai tambah wawasan namun juga sebagai langkah untuk menghargai sejarah dan mengenalnya lebih dekat. 

Untuk lebih jelasnya simak sejarah singkat pantai Pangandaran yang kini menjadi primadona di Jawa Barat berikut. 

Sejarah Pantai Pangandaran Yang Jadi Primadona 

1. Dahulunya Tempat Bersandarnya Kapal 

Seperti sudah diulas https://www.harapanrakyat.com/ pada laman websitenya, jika di Pantai Pangandaran terdapat kerajaan yang dikenal dengan sebutan Kerajaan Pananjung. Semuanya berawal dari kawasan Pangandaran yang sebelumnya dihuni oleh suku Sunda. Hingga kemudian banyak nelayang yang berdatangan terutama dari daerah Jawa Tengah. Kemudian para nelayan ini menetap dan akhirnya berbaur dengan penduduk suku Sunda hingga menjadi heterogen. 

Banyaknya suku Jawa yang menetap dikarenakan daerah Pangandaran memiliki sumber daya yang melimpah. Tak hanya itu saja gelombang laut yanglandai juga membuat nelayan mudah untuk mendapatkan hasil tangkapan. Ini disebabkan karena model pantai pangandaran yang seperti tanjung. Tanjung ini kini menjadi daratan yang menjorok ke laut ini menjadi kawaan Cagar Alam Pangandaran. 

Sejarah singkat Pantai Pangandaran menurut warga setempat yang dilansir dari harianrakyat.com ini sebelumnya merupakan tempat untuk bersandarnya perahu. Dahulu memang banyak nelayan yang mencari ikan singgah dan pergi begitu selesai. Namun karena betah banyak nelayan yang menikah dengan warga sekitar dan menjadi enggan untuk pulang ke kampung halaman. Dan hal ini semakin berkembang yang membuatnya menjadi kampung nelayan. 

2. Nama Pantai Pangandaran 

Nama pantai Pangandaran sendiri terdiri dari dua kata yakni Pangan dan Daran. Pangan sendiri berarti makanan sementara untuk Daran artinya Pendatang. Ini merujuk pada sejarahnya dimana lokasi ini dulunya dijadikan pendatang untuk mencari sumber makan. Hingga akhirnya banyak yang menetap dan membangun sebuah wilayah berupa kampung nelayan. Nama Pananjung juga memiliki arti dan sejarah tersendiri yang juga patut untuk diketahui. 

Kata Pananjung ini sebuah gambaran melimpahnya sumber daya alamnya daerah ini. Yang bisa dikatakan jika Pangandaran merupakan surga untuk siapapun yang tinggal di daerah tersebut. Penduduk juga mengatakan jika nama tersebut diberikan oleh sesepuh terdahulu yang berasal dari bahasa Sunda. Pananjung dalam bahasa Sunda berarti Pangnanjung nanjungna atau yang palking subur dan paling makmur begitu sejarah singkat Pantai Pangandaran jika dari namanya. 

3. Berkaitan Dengan Kerajaan 

Ternyata tak hanya mengandung nama yang bermakna, dahulunya nama Pananjung juga digunakan untuk nama kerajaan yang berdiri di daerah pantai Pangandaran. Kerajaan ini sendiri berdiri pada satu jaman dengan kerajaan Galuh Pangauban yang pusatnya di Putrapinggan yakni di sekitar abad 14M. Raja Kerajaan ini berdasarkan cerita masih merupakan keturutan dari kerajaan Galuh Paguban, Yang bernama Prabu Anggalarang. 

Sayangnya kerajaan ini tidak sempat mengalami masa kejayaan karena harus mengalami perang dengan bajak laut atau para Bajo. Mereka awalnya datang untuk membeli secara paksa hasil bumi dan karena kondisi paceklik kerajaan tidak bersedia menjual hasil buminya. Hal inilah yang menyebabkan peperangan pada masa itu hingga kerajaan ini hancur. Dan pemerintahan pada saat itu di kendalikan mereka para Bajo yang berhasil menguasai. 

Hingga saat masa penjajahan sekitar tahun 1922, era pemerintahan Belanda menjadikan Pananjung sebagai sebuah taman. Pada taman ini presiden wilayah Priangan bernama Y.Everen melepaskan tiga ekor sapi betina, banteng jantan serta beberapa ekor rusa untuk tinggal di taman tersebut. Hingga akhirnya taman tersebut menjadi taman konservasi yang berada dalam perlindungan. 

Sampai pada tahun 1934 kawasan tersebut dijadikan Cagar Alam Pananjung. Ada banyak aneka satwa dan juga tanaman langka yang membuat taman ini menjadi suaka marga satwa. Apalagi hutan ini memiliki luas 530 hektar yang tentu saja tetap dalam area konservasi yang mana tahun 1961 menjadi Cagar Alam karena ditemukan Bunga Raflesia.Sungguh perjalanan yang panjang dan sejarah singkat Pantai Pangandaran patut untuk diketahui. 

Terlepas dari sejarahnya keindahan pantai Pangandaran memang tak bisa dielakkan. Panrtai yang memiliki garis panjang membentang ini menjadi destinasi wisata yang sangat direkomendasikan. Apalagi untuk menuju lokasi Pangandaran akses yang harus ditempuh sangat mudah. Jadi setelah melihat sejarah tertarik untuk mengunjungi pantai indah ini? 

Posting Komentar

0 Komentar